Dampak Teror Paris, Pengamanan El Clasico Diperketat

Teror bom yang terjadi di Paris hari Jumat kemudian menimbulkan kecemasan di Eropa. Seperti diketahui, dua bom sempat meledak di Stade de France, kawasan diselenggarakannya berkelahi persahabatan Jerman melawan Prancis. Penembakan terjadi di lokasi lain dan menewaskan setidaknya 130 orang dan banyak luka-luka.

Setelah insiden tersebut, duel Belgia melawan Spanyol dibatalkan alasannya yaitu alasan keamanan. Demikian halnya dengan berkelahi Jerman melawan Belanda, alasannya yaitu adanya bahaya bom di Hannover.
Kini, berkelahi yang menjadi perhatian yaitu El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona. Pasalnya, berkelahi ini dipastikan menjadi sentra perhatian publik. Keamanan jelang duel di Santiago Bernabeu ini akan diperketat.
Sekretaris keamanan Spanyol, Francisco Martinez memastikan personil keamanan yang diturunkan akan mencapai dua kali lipat. Duel El Clasico ini akan berlangsung pada 21 November mendatang.
“Kami mempunyai langkah keamanan yang intensif dan kami akan memperkuat polisi reguler dengan dua petugas,” kata Martinez ibarat dilansir Soccerway.
“Akan ada setidaknya 1.000 petugas keamanan dari polisi nasional dan 1.400 personel keamanan swasta. Kami juga menambahkan polisi kota, Samur (staf medis), dan petugas pemadam kebakaran,” lanjutnya.
Laga ini dikategorikan sebagai berkelahi berisiko tinggi. Namun, fans tetap dibutuhkan hadir ibarat biasa.